Analisa Harga Satuan Pekerjaan Beton K 350 / m3 

Material
Semen 8.960 sak @ 65.000 = 582.400
Pasir Beton 0,476 m3 @ 210.000 = 99.960
Kerikil 0,741 m3 @ 205.000 = 151.905
Air 215,000 liter @ 5 = 1.075
Subtotal = 835.340
Upah
Pekerja 1,650 OH @ 70.000 = 115.500
Tukang Batu 0,275 OH @ 100.000 = 27.500
Kepala Tukang 0,028 OH @ 120.000 = 3.360
Mandor 0,083 OH @ 150.000 = 12.450
 Subtotal = 158.810
 Total = 994.150
Dibulatkan = 994.100

Komposisi untuk Menghasilkan Beton K 350

Beton K 350 pada umumnya dibuat dengan menggunakan bahan pasir dan batu kerikil atau agregat kasar lainnya.

Kemudian, semua bahan tersebut dicampurkan menggunakan semen yang telah dicampurkan dengan air. Semen yang digunakan merupakan semen jenis hidrolik ataupun Protland.

Untuk mendapatkan hasil beton yang maksimal, campuran biasanya diberikan tambahan bahan kimia dan fisika lain.

Penggunaan bahan dasar kerikil atau agregat kasar sejenisnya dalam pembuatan beton ini berfungsi untuk memberikan ketahanan pada bangunan konstruksi.

Sementara, agregat halus seperti pasir berfungsi untuk mengisi setiap pori atau celah yang ada pada rongga agregat kasar.

Campuran air dan semen digunakan untuk merekatkan dan mengeraskan semua bahan tersebut hingga menghasilkan beton yang kuat.

Komposisi untuk membuat beton ini memerlukan takaran yang tepat. Beton K 350 ini dibuat dengan menggunakan campuran bahan semen sebanyak 448 Kg, pasir 667 Kg, 215Liter air, dan 1000 kg split.

Semua bahan tersebut dibuat dengan rasio w/c sebesar 0,48.

Dengan takaran bahan material tersebut, maka beton yang dihasilkan akan memiliki kualitas sesuai dengan standar yang digunakan secara umum.

Harga Pasaran Beton K 350

Di pasar material, beton K 350 memiliki harga yang bermacam-macam. Perbedaan tersebut tentu merupakan hal yang wajar karena adanya persaingan antara supplier material.

Namun, pada umumnya harga yang dipatok tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh. Selain karena persaingan, perbedaan harga beton ini juga dapat disebabkan karena perbedaan kualitas dari bahan campurannya.

Secara umum, harga yang dimiliki oleh jenis beton K 350 sekitar Rp 920.000 per m3. Harga tersebut tentu dirasa sangat sebanding dengan kualitas yang dimiliki oleh beton jenis ini.

Beton yang satu ini dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan beton ini terbilang sangat terjangkau sehingga dapat menghemat biaya yang harus Anda keluarkan.

Kualitas beton mutu K 350 tentu sudah tidak perlu diragukan lagi. Kekuatannya yang mampu menahan beban hingga ratusan kilo membuat beton ini sangat cocok untuk dijadikan konstruksi bangunan besar atau bertingkat.

Namun, beton yang satu ini dikenal memiliki harga yang cukup mahal sehingga Anda harus dengan bijak dalam menentukan jumlah beton yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Klasifikasi dan Kegunaan Beton K350

Memilih bahan bangunan terbaik adalah langkah yang tepat yang bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil pembangunan yang terbaik pula.

Dengan prinsip inilah, maka telah hadir di tengah-tengah dunia konstruksi, sebuah bahan bangunan yang bernama beton K 350.

Perpaduan baja dan dengan beton memang perpaduan yang serasi sehingga menghasilkan produk yang kuat dan tahan tekanan tersebut.

Beton merupakan bahan bangunan yang terdiri dari kombinasi komponen pembentuknya bahan bangunan tersebut. Secara umum, beton terdiri dari beberapa komponen seperti semen, pasir atau kerikil air, dan zat additive.

Tetapi, untuk menghasilkan perpaduan komponen beton yang kuat, dibutuhkan takaran yang tepat yang dilakukan dengan alat yang tepat pula.

Jenis beton ini dapat diaplikasikan pada pembuatan precast u ditch, rincian mengenai kegunaan dapat dilihat pada laman informasi tentang harga u ditch

Klasifikasi Kegunaan Beton K350

Berdasarkan kegunaannya, beton memiliki klasifikasinya sendiri yang dibedakan berdasarkan mutu dari beton tersebut. Apa saja klasifikasi dari beton? Berikut ulasannya.

  • Jenis beton non struktural

Jenis beton yang pertama adalah jeis beton struktural. Ciri-ciri dari jenis non struktural adalah beton yang dibuat tanpa menggunakan penulangan semisal besi.

Dengan kekuatan yang seadanya, jenis ini merupakan beton dengan mutu kelas I yang hanya bisa memiliki kekuatan menahan tekanan hingga 200 newton saja.

  • Jenis beton struktural

jenis beton struktural merupakan jenis beton yang menggunakan penulangan secara langsung. Beton jenis ini memiliki kekuatan sedang, yaitu dapat menahan tekanandari 225 hingga 300 newton.

Termasuk berada di kelas II, jenis beton ini dapat di andalkan untuk berbagai keperluan bangunan yang membutuhkan komponen bahan bangunan yang keras.

Beberapa pengerjaan yang memanfaatkan jenis beton kelas II ini diantaranya adalah untuk pengerjaan bekisting, penyusunan struktur baja, untuk pondasi beton dan lain-lain.

Anda bisa coba gunakan beton kelas ini untuk keperluan konstruksi di proyek anda.

  • Jenis beton prategang

Jenis beton yang ketiga adalah jenis beton prategang. Inilah yang menjadi kelas untuk beton K 350 ini. Merupakan beton dengan klasifikasi terbaik karena memiliki kualitas yang terbaik pula.

Menurut kelasnya, beton prategang adalah jenis beton dengan kelas III. Kalau anda ingin bangunan dengan kualitas bangunan yang terbaik, maka sangat disarankan untuk menggunakan jenis beton prategang.

Seperti yang disebutkan di atas, memang beton prategang memiliki kekuatan menahan tekanan yang terbaik dibandingkan jenis klasifikasi lainnya.

Mulai dari beton dengan kekuatan 325 newton, kekuatan maksimal untuk beton jenis ini adalah seberat 500 ton.

Maka, tidak heran kalau beton jenis ini banyak digunakan untuk pembangunan bangunan keras seperti jembatan dan jalan.

Keunggulan Menggunakan Beton

Ada banyak keunggulan yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan bahan bangunan yang satu ini.

Tidak heran kalau banyak proyek besar yang juga menggunakan beton sebagai bahan utama. Nah, di bawah ini adalah keunggulan menggunakan beton:

  1. Memiliki ketahanan yang kuat sehingga tidak mudah terjadi korosi
  2. Memiliki kualitas yang lebih kedap air dibandingkan bahan bangunan lainnya
  3. Juga memiliki lendutan yang relatif lebih kecil
  4. Tidak terlalu berat karena menggunakan bahan baja yang lebih sedikit
  5. Memiliki ketahanan geser dan puntir yang relatif lebih besar

Demikian adalah penjelasan singkat mengenai beton K 350 yang bisa anda dapat di sekitar anda.

Pasalnya, beton jenis ini merupakan beton yang sangat cocok untuk berbagai bangunan umum semisal jembatan dan pembuatan jalan.

Adapun anda sangat di sarankan untuk menggunakan beton jenis ini agar dapat menghasilkan hasil bangunan yang kokoh dan berkualitas tinggi.

Categories: Post Artikel

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *